Panduan Menulis Artikel Ilmiah Yang Bombastis

Ini ada panduan membuat artikel (ilmiah) yang bombastis:

  1. Choose your subject matter to be as amenable to sensationalism as possible.
  2. Use a catchy headline, especially if it will undermine the story’s credibility.
  3. Overstate the significance and novelty of the work.
  4. Distort the history of the field and oversimplify the views of scientists.
  5. Remember that controversy sells, and everyone loves an underdog.
  6. Use buzzwords and clichés whenever possible.
  7. Appeal to common misconceptions, and substitute your own opinions and misunderstandings for the views of the scientific community.
  8. Seek balance, particularly where none is warranted.
  9. Obscure the methods and conclusions of the study as much as possible.
  10. Don’t provide any links to the original paper.

Setelah itu jangan lupa ditulis pakai bahasa ilmiah:
http://www.genomicron.evolverzone.com/2007/09/guide-to-translating-scientific-papers

Sumber:

Perangkat Lunak Alternatif DropBox

Pada saat ini file sharing yang paling populer adalah DropBox. Jika ingin alternatifnya, saat ini ada beberapa buah.

Menurut halaman ini http://prism-break.org/ ada beberapa alternatif Dropbox yang open source:

Alternatif yang closed-source:

Saat ini baru Bittorrent Sync yang sempat saya coba.

Membuat Software Dua Minggu Selesai

Meme baru minggu ini: untuk membuat software cukup dua minggu saja.

Panggil Programmer Dua Minggu Selesai
Panggil Programmer Dua Minggu Selesai

Implikasinya di kuliah: mulai saat ini dosen memberi tugas programming ataupun project hanya akan memberi waktu  maksimal  2 minggu saja.  Para mahasiswa sekalian, selamat mengerjakan tugas dalam 2 minggu!

Gambar lain:

Beri aku 10 programmer 2 minggu selesai
Beri aku 10 programmer 2 minggu selesai

 

Call programmer 2 weeks to finish
Call programmer 2 weeks to finish

 

Panggil programmer 2 minggu kelar
Panggil programmer 2 minggu kelar

 

Sebetulnya sesuatu yang tidak sulit-sulit amat, sesuatu yang sederhana. Panggil saja programmer untuk melakukan itu. Nggak ada 2 minggu bisa dirampungkan nggak ada masalah
Sebetulnya sesuatu yang tidak sulit-sulit amat, sesuatu yang sederhana. Panggil saja programmer untuk melakukan itu. Nggak ada 2 minggu bisa dirampungkan nggak ada masalah
Panggil programmer 2 minggu selesai
Panggil programmer 2 minggu selesai
Twitter
Twitter dari

https://twitter.com/geovedi/status/476594875039641600/photo/1

 

Dari facebook:

Panduan praktis membuat e-government dengan pemrograman Swift 2 minggu selesai
Panduan praktis membuat e-government dengan pemrograman Swift 2 minggu selesai

 

Dari http://www.quora.com/Computer-Programmers/What-are-the-most-common-lies-told-by-programmers/answer/Jeff-Nelson-32?srid=uqqN&share=1

What are the most common lies told by programmer
What are the most common lies told by programmer

 

Berikut ini respon dari Jim Geovedi terhadap isu programmer 2 minggu selesai: (https://www.facebook.com/geovedi/posts/10152479263482940)

buat yang masih pesimis bahwa 2 minggu sebuah proyek IT gak bisa jadi apa-apa… gue sarankan untuk berhenti menggunakan internet. percuma, gak ada gunanya. mungkin sekalian diloakkan saja ijazah sekolahnya.

semua orang juga tahu, sembilan perempuan tidak bisa dipaksa melahirkan satu anak dalam satu bulan (kecuali tetangga gue yang super hebat bisa melahirkan anak setelah 2 bulan menikah).

kalau ada capres bilang sebuah proyek IT bisa 2 minggu selesai, ya tinggal diminta technical requirement-nya jelas aja. hanya setujui lingkup yang memang memungkinkan untuk selesai dalam waktu 2 minggu. lagipula dia gak bilang skala pekerjaannya, kan? (atau gue salah karena terlewat dalam menyimak?)

gak yakin indonesia punya sumber daya manusia yang mampu garapnya? di daftar teman gue di facebook aja ada puluhan orang yang gue yakini bisa!

apa lagi sih yang jadi masalah? masih gak pede? katanya mau indonesia bangkit untuk berdikari? kok untuk urusan begituan aja sudah ribet sendiri sih?

***

gue cuma gak terima orang indonesia terus-terusan dibilang gak mampu. soal apa preferensi politik gue, bukan urusan lo, kan?

***

karena jumlah komentar sudah banyak, dikhawatirkan beberapa hal penting yang coba gue sampaikan lewat komentar jadi terlewatkan. berikut adalah poin-poin yang perlu diketahui.

– indonesia sudah punya task force pengembangan e-government. silakan lihat nama-nama anggotanya di sini, https://twitter.com/joharalam/status/476021066872016896

– menurut salah satu anggota task force tersebut, Johar Alam Rangkuti, proyek e-gov sudah dijalankan dari tahun 2003 dan masing-masing daerah sudah menindaklanjuti. ditambahkan… “Masa sebelas tahun ditambah 2 Minggu masih nggak selesai juga?”

– sebuah proyek IT yang berbau “pelat merah”, yang secara personal gue bilang berhasil pengembangannya dan juga implementasi secara keseluruhan, dibahas lengkap dengan salah satu pengembangnya Harry Sufehmi di sini, http://harry.sufehmi.com/archives/2009-07-09-2155/ bonus poin: proyek tersebut 100% open source.

Wibisono Sastrodiwiryo sudah menulis soal e-government dan membahas apa saja yang dapat dilakukan untuk mempercepat selesainya sebuah proyek IT di pemerintahan, https://www.facebook.com/notes/indonesian-government-20-platform/e-government-jokowi/850613071633650 selain itu dia juga menambahkan bahwa dengan konsep Continuous Delivery, http://en.wikipedia.org/wiki/Continuous_delivery sebuah proyek IT bisa selesai dalam hitungan jam.

– beberapa negara maju (contohnya Inggris) sudah mulai meninggalkan konsep pengembangan IT pemerintahan dari “waterfall” dan mencoba beralih ke “agile”. walau “agile” doesn’t solve EVERY problem, tapi mereka mendapatkan manfaat yang signifikan dari cepatnya proses penyembangan, sehingga bisa melakukan revisi di sana-sini. nanti deh kalau ada waktu gue coba share soal GOV.UK. yang menarik, mereka tidak sungkan mempublikasikan source code-nya di https://github.com/alphagov

***

tahun 2008 gue pernah bikin statement “Situs Pemerintah Cuma Pajangan” http://inet.detik.com/read/2008/04/16/123850/924328/323/jim-geovedi-situs-pemerintah-cuma-pajangan — walau 4-6 tahun kemudian gue sudah melihat perubahan yang signifikan ke arah yang lebih baik, statement tersebut belum akan gue cabut dalam waktu dekat supaya jadi cambuk peringatan.

Referensi: